Korban Penipuan CPNS Desak Pemkab Sampang Tindak Tegas Oknum PNS

Sampang (beritajatim.com) - Keluarga korban penipuan penerimaan Pegawai Negeri Sipil (PNS), Ahmadi, mendesak Pemkab Sampang untuk segera menindak tegas oknum PNS yang diduga kerap menjadi calo penerimaan CPNS beberapa waktu kemarin.

"Saya ingin pemerintah daerah bisa mengambil sikap. Jangan biarkan oknum PNS itu dibiarkan semena-mena. Karena, yang dirugikan adalah masyarakat Sampang sendiri," katanya, Senin (13/7/2009).

Dikatakan, oknum PNS itu memiliki inisial, MK. Saat pengambilan CPNS lalu, dirinya mengaku telah membayar Rp 21 juta untuk bisa diterima menjadi PNS.

"Namun, kenyataannya, saya tidak diterima juga. Untuk itu, saya minta pada Pemkab Sampang segera memberikan tindakan yang setimpal," ungkapnya.

Diakuinya, meskipun uang yang telah diberika pada MK sebesar Rp 21 juta telah dikembalikan. Dirinya tetap mengkhawatirkan akan ada korban selain dirinya.

"Saya ingin secepatnya isnpektorat bisa memberikan sanksi. Sebab, sampai saat ini, belum ada kejelasan sanksi yang diberikan pada oknum PNS itu," terangnya.

Menanggapi hal itu, Kabag Humas Pemkab Sampang, Rudi Setiadhy mengatakan, kasus calo PNS yang melibatkan oknum PNS telah diproses oleh pihak inspektorat. Dan, lanjut dia, pihak inspektorat telah meminta keterangan terkait keterlibat oknum PNS itu.

"Jika terbukti, pihaknya tidak akan segan-segan untuk melimpahkan ke ranah hukum," pungkasnya.[san/ted]

Sumber...
0 Responses

Posting Komentar

Untuk informasi lebih lanjut
hubungai segera
sobat evolusi.net
Jl. Imam Bonjol 21 H
Sampang-Madura-Jawa Timur-Indonesia 69212
email : sampang.bahari@yahoo.com