Baru Tahap Penyelidikan

BUSRI THAHA/RM

DIPERIKSA: Salah seorang Kades dimintai keterangan oleh penyelidik Kejari Sampang terkait P2SEM kemarin.

Lamban, Kejari Genjot Kasus P2SEM

SAMPANG-Belum ada perkembangan berarti dari penyelidikan kasus dana bantuan Program Penanganan Sosial Ekonomi Masyarakat (P2SEM) 2008. Kejaksaan Negeri (Kejari) Sampang masih berkutat pada penyelidikan, belum ada yang menjadi tersangka.

Dari 29 lembaga penerima P2SEM 2008 yang dananya berasal dari APBD Provinsi Jatim itu, baru tiga lembaga yang dimintai keterangan oleh kejari. Karena itu, sejumlah pihak menilai kerja kejari lamban. Apalagi jika dibanding dengan tiga kabupaten lainnya yang sudah menetapkan tersangka dan menahannya.

Meski begitu, kerja Kejari Sampang patut juga diapresiasi. Di hari libur (Minggu) kemarin penyelidik kejari memeriksa pihak-pihak yang diduga terlibat dalam P2SEM. Kepala Kejari Sampang Deddy S. Surachman melalui Kasi Intelejen Basuki Wiryawan mengatakan, dari 29 lembaga penerima P2SEM, tiga lembaga penyelenggara program telah dimintai keterangan.

"Saat ini masih tahap penyelidikan. Jadi, tidak benar jika dikatakan kasus ini mandeg," ujarnya.

Menurut mantan Kasi Pidsus Kejari Sawah Lunto, Sumatera Barat itu, lembaga yang telah dimintai keterangan adalah Lembaga Pemberdayaan Pendidikan Masyarakat (LPPM), Aliansi Peduli Pendidikan Sampang (AP3S), dan LSM Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (Lempar) Sampang. "Semua lembaga (penerima P2SEM) tetap akan kami selidiki satu persatu," janjinya.

Sementara itu, Kepala Desa Aengsareh Ahmad Musyaddat yang dikonfirmasi koran ini usai dimintai keterangan oleh penyelidik terkait dengan kasus LSM Lempar Sampang mengaku, ada kejanggalan dalam pelaksanaan kegiatan P2SEM. Alasannya, ada banyak hal yang tidak sesuai dengan kenyataan. "Izin mereka untuk melaksanakan acara hanya secara lisan," ujarnya.

Musyaddat mengaku belum memberikan izin tertulis sebelum acara. Sedangkan uangnya, tidak menerima sebelum acara.

"Izinnya hanya secara lisan. Itu pun pas waktu acara. Bahkan, ada sebagian tanda tangan yang dipalsu," ungkapnya. (c17/fiq/mat)

sumber klik disini
Picture |
0 Responses

Posting Komentar

Untuk informasi lebih lanjut
hubungai segera
sobat evolusi.net
Jl. Imam Bonjol 21 H
Sampang-Madura-Jawa Timur-Indonesia 69212
email : sampang.bahari@yahoo.com