8.000 Ton Jatah Raskin Sampang Terancam Hangus
Sabtu, Mei 02, 2009
PAMEKASAN, KAMIS - Sebanyak 8 ribu ton jatah beras untuk keluarga miskin (raskin) Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, terancam hangus karena tidak ditebus oleh Pemkab Sampang. "Kami sudah berulangkali mengingatkan agar jatah Raskin ini segera ditebus. Ini kan sudah mau tutup tahun," kata Kepala Bulog Sub Divre XII wilayah Madura, Miftahul Adha, di Pamekasan Kamis.
Jatah Raskin untuk Kabupaten Sampang yang hingga kini tidak ditebus itu merupakan jatah selama tiga bulan. Yakni jatah untuk bulan Juni, Juli dan bulan Agustus. Menurut Miftahul Adha, Bulog akan memberi deadline hingga 10 Desembar mendatang untuk menebus jatah beras yang kini tersimpang di gudang Bulog wilayah Madura tersebut. "Jika hingga waktu yang ditentukan ini belum juga ditebus, maka 8 ribu ton raskin ini akan hangus. Soalnya ini kan harus dilaporkan ke Jawa Timur. Termasuk yang tidak ditebus," kata Miftahul menjelaskan.
Yang menyebabkan 8 ribu ton jatah Raskin untuk Kabupaten Sampang tersebut hingga kini belum ditebus sehingga distribusinya juga tertahan karena pembayaran jatah Raskin sebelumnya hingga kini pembayarannya masih menunggak. "Bulog tak mungkin mengeluarkan lagi jika sebelumnya belum juga ditebus. Barangkali ini yang menjadi kendala Pemkab Sampang," katanya.
Sebenarnya tunggakan pembayaran Raskin untuk wilayah Madura bukan hanya di Sampang, tapi juga di tiga Kabupaten lain. Seperti Kabupaten Sumenep, Pamekasan dan Kabupaten Bangkalan. Bahkan tunggakan pembayaran Raskin dari empat Kabupaten di Madura itu mencapai Rp5,5 miliar, atau sekitar 50 persen dari total pembayaran yang seharusnya Rp11,1 miliar.
Rinciannya meliputi, Bangkalan menunggak Rp 1,8 miliar dari seharusnya Rp 2,2 miliar. Sampang Rp392 juta dari total pembayaran Rp3,6 miliar. Tunggakan untuk Pamekasan mencapai Rp2 miliar dari total pembayaran Rp 2,2 miliar. Sedangkan tunggakan Sumenep mencapai Rp1,3 miliar dari total pembayaran Rp 3,1 miliar.
Saat ini lanjut Miftah, pihaknya terus berupaya melakukan penagihan dana tunggakan Raskin tersebut. Selain dengan meningkatkan koordinasi dengan korlap (koordinator lapangan) Raskin, Perum Bulog Sub Divre XII Madura juga menempuh upaya lain. Misalnya, meminta bantuan Bakorwil IV Madura untuk mengingatkan perihal keterlambatan pembayaran Raskin ke masing-masing kabupaten.
Sumber klik disini
Jatah Raskin untuk Kabupaten Sampang yang hingga kini tidak ditebus itu merupakan jatah selama tiga bulan. Yakni jatah untuk bulan Juni, Juli dan bulan Agustus. Menurut Miftahul Adha, Bulog akan memberi deadline hingga 10 Desembar mendatang untuk menebus jatah beras yang kini tersimpang di gudang Bulog wilayah Madura tersebut. "Jika hingga waktu yang ditentukan ini belum juga ditebus, maka 8 ribu ton raskin ini akan hangus. Soalnya ini kan harus dilaporkan ke Jawa Timur. Termasuk yang tidak ditebus," kata Miftahul menjelaskan.
Yang menyebabkan 8 ribu ton jatah Raskin untuk Kabupaten Sampang tersebut hingga kini belum ditebus sehingga distribusinya juga tertahan karena pembayaran jatah Raskin sebelumnya hingga kini pembayarannya masih menunggak. "Bulog tak mungkin mengeluarkan lagi jika sebelumnya belum juga ditebus. Barangkali ini yang menjadi kendala Pemkab Sampang," katanya.
Sebenarnya tunggakan pembayaran Raskin untuk wilayah Madura bukan hanya di Sampang, tapi juga di tiga Kabupaten lain. Seperti Kabupaten Sumenep, Pamekasan dan Kabupaten Bangkalan. Bahkan tunggakan pembayaran Raskin dari empat Kabupaten di Madura itu mencapai Rp5,5 miliar, atau sekitar 50 persen dari total pembayaran yang seharusnya Rp11,1 miliar.
Rinciannya meliputi, Bangkalan menunggak Rp 1,8 miliar dari seharusnya Rp 2,2 miliar. Sampang Rp392 juta dari total pembayaran Rp3,6 miliar. Tunggakan untuk Pamekasan mencapai Rp2 miliar dari total pembayaran Rp 2,2 miliar. Sedangkan tunggakan Sumenep mencapai Rp1,3 miliar dari total pembayaran Rp 3,1 miliar.
Saat ini lanjut Miftah, pihaknya terus berupaya melakukan penagihan dana tunggakan Raskin tersebut. Selain dengan meningkatkan koordinasi dengan korlap (koordinator lapangan) Raskin, Perum Bulog Sub Divre XII Madura juga menempuh upaya lain. Misalnya, meminta bantuan Bakorwil IV Madura untuk mengingatkan perihal keterlambatan pembayaran Raskin ke masing-masing kabupaten.
Sumber klik disini
Posting Komentar
Untuk informasi lebih lanjut
hubungai segera
sobat evolusi.net
Jl. Imam Bonjol 21 H
Sampang-Madura-Jawa Timur-Indonesia 69212
email : sampang.bahari@yahoo.com